Feeds:
Pos
Komentar

Archive for the ‘RT/RW NET’ Category

modem sanex

modem sanex

Awalnya Koneksi dedicatet ASTINET saya direlokasi ke tempat yang baru, tetapi sampai 2 minggu lebih tidak ada kabar dari pihak telkom untuk kapan selesainya pemindahan koneksi tersebut. Mungkin saya kurang diperhitungkan dan diperhatikan dengan koneksi internet dedicated hanya 64kbps, dan itu saya pergunakan untuk webserver dan mailserver saja. Dengan Melihat permasalahan itu akhirnya saya putuskan untuk sementara menggunakan IP Public Speedy dengan mode Bridge pada Modem ADSL SANEX

dan di mesin debian diinstall pppoe. Berikut ini cara untuk instalasinya saya kutip dari blog satriaonline :

1. Login ke Server/Router anda.

2. Dengan menggunakan apt-get Instalasi pppoe dan pppoeconf

# apt-get install pppoe pppoeconf

3. Konfigurasi pppoe yang baru diinstalasi

# cd /etc/ppp/peers

# cp dsl-provider dsl-provider.asli

4. Jalankan perintah pppoeconf

# cd /usr/bin

# pppoeconf

Proses seperti berikut:

*bila interface lebih dari satu dia akan memilih interface mana yg terkoneksi dengan modem*

Tinggal di enter Yes saja, maka akan lanjut scan device :

Jika terdeteksi ada modem yg terkoneksi, maka akan muncul tampilan dibawah ini :

Tinggal di yes, nanti akan muncul notifikasi lagi :

Ada pesan notifikasi kembali, seperti berikut :

Langkah berikutnya ada isian untuk memasukkan user dan password dari speedy.

tampilan isi password :

Nah disini DNS akan memberikan opsi untuk menambahkan DNS Speedynya di /etc/resolv.conf dan setiap restart maka resolv akan tetap terisi oleh DNS dari speedynya, nah disini kesulitan yg saya temui ketika saya ingin melakukan loadbalance antara koneksi Speedy dengan wisp, karena tidak bisa dibuat rule manual dan DNS lokal tidak bisa di konfigurasi dengan sempurna, tapi bila debian untuk pc biasa, ini tidak masalah ) .

di Yes aja mengikuti rekomendasi.

Lalu akan ada pesan untuk paket size, tp bila ingin default maka tinggal di yes aja :

Berikutnya pesan untuk mengenable redial speedy setiap restart debiannya :

Pesan berikutnya yg perlu diperhatikan, dibawah ini :

Sudah selesai configurasi dial speedynya, dan tidak perlu melakukan hal yg sama karena sudah otomatis redial speednya.

Untuk membuktikan sudah ada belum koneksi speednya, bisa diliat dengan perintah :

# ifconfig

dilistnya akan ada interface dengan nama : ppp0, nah ini adalah interface pppoenya.

NB : IP speedy saya udah ke blacklist oleh email-email seperti google dan itu dianggap spam, jadi kalo ngirim ke google mail, yahoo mail atau yang lain itu pasti di tolak/tidak diterima oleh google mail, yahoo mail dan yang lainnya. Dan untuk webservernya udah bisa di akses dari luar. ini adalah satu2nya cara untuk supaya website bisa diaccess dari luar.

Demikian semoga bermanfaat.

Read Full Post »

Search Engine Optimization and SEO Tools

Lansung saja dengan langkah-langkah pembuatannya :
1. Potong kabel UTP sepanjang 15 Meter
2. Potong / Kupas bagian luar UTP sepanjang 2 – 3 cm
3. Kupas tiap kabel UTP 0.3 cm
4. Sambungkan, Satukan dan solder Coonector USB dengan kabel UTP
– Kabel UTP Warna Orange + Putih Orange ===> VCC
– Kabel UTP Warna Putih Hijau ===> D-
– Kabel UTP Warna Hijau ===> D+
– Kabel UTP Warna Biru, Putih Biru, Coklat dan Putih Coklat ===> GND
5. Solder Ujung Kabel tersebut pada masing-masing Connector USB, satu di ujung Male Connector dan satu di ujung female Connector.

kabel utp

kabel utp

port USB

port USB

Hasil Sambungan USB dan UTP kabel

Hasil Sambungan USB dan UTP kabel

Setelah jadi coba sambungkan dengan port USB komputer dan gunakan mouse untuk mengetesnya (USB mouse hanya memerlukan arus <400 mA). Jadi seharusnya mouse sudah bisa terdeteksi walaupun USB-nya versi 2.0. Selanjutnya rapihkan konektor kabel USB yang baru dibuat dengan cara membungkusnya dengan plastic steel. Tunggu sampai kering, dan sekarang kita telah mempunyai kabel USB sepanjang 15M. Mungkin hasil yang kita dapat seperti gambar berikut.

USB dan UTP Kabel yang sudah jadi

USB dan UTP Kabel yang sudah jadi

NB: Tanpa Mengubah Versi USBnya.

Kutipan : saryono.web.id

Demikian semoga bermanfaat.

Read Full Post »

free search engine website submission top optimization

Mungkin sudah banyak artikel yang menerangkan tentang teknologi RT/RW net. Diartikel ini saya hanya menjelaskan lebih rinci mengenai hal tersebut supaya pembaca dapat memahami betul tentang bagaimana cara membuat RT/RW Net.

Baiklah kita langsung saja dengan beberapa hal yang dibutuhkan untuk Membangun RT/RW Net :

1. Tentu saja koneksi internet unlimited (Wavepluz ISP)

Internet Service Provider

Internet Service Provider

Didirikan atas nama PT. Ambhara Duta Shanti di Jakarta, pada bulan Mei 2001. Wavepluz beroperasi di Surabaya pada bulan Desember 2001. Wavepluz berfokus pada penyediaan solusi akses dan kebutuhan internet berkecepatan tinggi dengan melalui beberapa media koneksi.

Wavepluz menggunakan infra struktur serat optik (fiber optic) yang terhubung ke jaringan internet internasional dan IIX (Indonesia Internet eXchange), untuk memberikan akses internet ke pelanggan dengan kecepatan tinggi.

Untuk memenuhi kebutuhan akses pelanggan, Wavepluz membangun infrastruktur Wireless Local Loop dengan menggunakan frekuensi 2.4 Ghz untuk meminimalkan investasi di sisi pelanggan.

Jl. A.Yani no.88 (Graha Pena Building Lt-10 R-10.02)
Surabaya
Jawa Timur
Indonesia
60234

Phone : 031-8202138
Fax : 031-8299708

Email : info(at)wavepluz.net

2. Tower Trianggle / pipa kurang lebih 6 – 12 Meter + Grounding

tower pipa

tower pipa

Guna mendapatkan jangkauan area coverage yang maksimal, anda perlu menaikkan antena omni eksternal ke tempat yang tinggi agar client WLAN anda bisa menangkap sinyal radio anda dengan baik.

3. Wireless Access Point ( Nanostation 2 )

wireless outdoor nanostation2

wireless outdoor nanostation2

Fungsi Access Point adalah sebagai Hub/Switch yang bertindak untuk menghubungkan jaringan lokal dengan jaringan wireless/nirkabel para client/tetangga anda, di access point inilah koneksi internet dari tempat anda dipancarkan atau dikirim melalui gelombang radio, ukuran kekuatan sinyal juga mempengaruhi area coverage yang akan dijangkau, semakin tinggi kekuatan sinyal (ukurannya dalam satuan dBm atau mW) semakin luas jangkauannya.

4. Antena Omni Hyperlink 15/19 db

Antena Omni Hyperlink

Antena Omni Hyperlink

Untuk memperluas coverage area hingga beberapa Kilometer, anda memerlukan antena omni eksternal, meskipun ketika anda membeli access point sudah dilengkapi antena omni, namun belumlah cukup karena hanya berkekuatan sekitar 3-5dB, untuk memperluas area jangkauannya, anda memerlukan antena Omni eksternal, yang rata-rata berkekuatan 15dB.
Antena Omni ini memiliki pancaran atau radiasi 360 derajat, jadi cocok bisa menjangkau client dari arah mana saja.

5. Pigtail SMA (dari Wireless Nanostation2 ke Antena Omni)

pigtail sma untuk nanostation2 to omni antena

pigtail sma untuk nanostation2 to omni antena

Kabel Pigtail atau kabel jumperl diperlukan untuk menghubungkan antara antena omni dengan dengan access point, perhatikan panjang maksimal yang diperlukan hanya 1 meter, selebih dari itu anda akan mengalami degradasi sinyal (loss dB) Pada kedua ujung kabel terdapat konektor dimana type konektor disesuaikan dengan konektor yang melekat pada access point anda.

6. Penangkal Petir (Arrester)

anti petir dari antena ke Wireless

anti petir dari antena ke Wireless

Sebagai pengaman dari petir maka anda memerlukan alat ini yang berfungsi menyalurkan kelebihan beban listrik saat petir menyambar ke kabel pembumian (grounding), komponen ini dipasang pada kabel jumper antara perangkat access point dengan antena eksternal. Grounding untuk penangkal petir umumnya ditanam dengan batang tembaga hingga kedalaman beberapa meter sampai mencapai sumber air. Ingat grounding yang kurang baik akan menyebabkan perangkat wireless tetap rentan terhadap serangan petir.

7. POE (Power Over Ethernet)

Power Over Ethernet

Power Over Ethernet

Agar kabel listrik tidak dinaikkan ke atas untuk “menghidupkan” access point maka anda memerlukan alat “POE” ini yang fungsinya mengalirkan listrik melalui kabel ethernet atau kabel UTP, dengan alat ini maka anda tidak perlu repot-repot lagi mengulur kabel listrik ke atas tower, lebih praktis dan hemat dan kalo pakai perangkat linksys WRT54GL harus menaikkan kabel listrik ke atas tower karena Linksys tidak di support POE / Anda bisa membuat POE sendiri. Klik disini untuk detail

8. Kabel UTP

Kabel UTP AMP

Kabel UTP AMP

Meski namanya perangkat wireless, namun peranan kabel juga diperlukan, kabel UTP ini diperlukan untuk menghubungkan antara access point dengan jaringan kabel pada LAN lokal anda, jadi di bawah dia bisa ditancapkan ke komputer Gateway/Router atau ke Hub/Switch, pilihlah kabel UTP yang berkualitas baik guna meningkatkan kualitas arus listrik yang dilewatkan melalui POE bisa saya menggunakan Merk AMP.

Demikian semoga dapat bermanfaat.

Read Full Post »