Feeds:
Pos
Komentar

Archive for the ‘DHCP Server Debian’ Category

DHCP Server Debian

Debian disini versi 4 update dari sarge yaitu debian etch untuk setting dhcp server pastikan paket dhcp server telah terinstall ketik perintah

CPU0163:~# dpkg -l | grep dhcp3-server

ii dhcp3-server 3.0.4-13 DHCP server for automatic IP address assignm

itu adalah tampilan ketika sudah terinstall jika belum ketik perintah berikut sesuai medianya
Cdrom

#apt-cdrom add

#apt-get install dhcp3-server
Internet (pastikan dulu yang mau dijadikan mirror*)

apt-get update

apt-get install dhcp3-server

setelah terinstall file konfigurasi berada didalam directory /etc/dhcp3/ dan nama file konfigurasinya dhcpd.conf sedangkan service nya berada didalam directory /etc/init.d/

baiklah sekarang kita mulai setting file konfigurasi dhcp server menggunakan editor kesayangan masing-masing ketik

#pico /etc/dhcp3/dhcpd.conf

Lalu edit file aslinya tapi sebelum itu sebaiknya tolong di backup dulu J agar ketika kita melakukan kesalahan kita bisa melihat file defaultnya atau mengembalikan ke settingan

asal L untuk backup file konfigurasi ketik

#cp /etc/dhcp3/dhcpd.conf /home/crazynuxer/dhcpd.conf

didalam file konfigurasi terdapat beberapa argument atau option yang harus dimengerti dan dipahami agar bisa mensetting file dhcp server.

Berikut option-option atau argumentnya :
ddns-udpate-style none;

Tidak mendukung dynamic dns mulai dhcp versi 2*
default-lease-time 600

Menyatakan lama sewa ip client yang disewa dhcp nilai ini berdasarkan detik dan ini bisa dirubah sesuai kebutuhan.
max-lease-time 7200

Menyatakan lama maksimal sewa ip client dan ini juga dalam hitungan detik
option domain-name “crazynuxer.com”

Menyatakan nama domain dari dns anda
option domain-name-servers 202.23.52.35

Menyatakan alamat ip dns server yang akan diberikan ke klient lewat dhcp server
option subnet-mask 255.255.255.0

Menyatakan subnet ip client yang akan disewakan ke client
option routers 192.168.100.1

Menyatakan gateway untuk client
option broadcast-address 192.168.100.255

Menyatakan broadcast address
subnet 192.168.100.0 netmask 255.255.255.0 {

range* 192.168.100.10 192.168.100.20; }

Menyatakan range ip yang akan disewa kan dengan

Ini adalah setingan jika kita hanya mau mensetting dhcp server untuk menangani satu network saja J

Contoh configurasi nya :

ddns-update-style none;

default-lease-time 3600;

max-lease-time 7200;

option domain-name “crazynuxer.com”;

option domain-name-servers 202.35.12.30;

option subnet-mask 255.255.255.0;

option routers 192.168.100.1;

option broadcast-address 192.168.100.255;

subnet 192.168.100.0 netmask 255.255.255.0 {

range 192.168.100.10 192.168.100.25;

}

Untuk membuat setingan dhcp agar bisa digunakan menjadi beberapa network

Contoh konfigurasinya :

ddns-update-style none;

default-lease-time 3600;

max-lease-time 7200;

option domain-name “crazynuxer.com”;

option domain-name-servers 202.35.12.30;

option subnet-mask 255.255.255.0;

option broadcast-address 192.168.100.255;

subnet 192.168.100.0 netmask 255.255.255.0 {

range 192.168.100.10 192.168.100.25;

option routers 192.168.100.1

}

subnet 192.168.200.0 netmask 255.255.255.0 {

range 192.168.200.10 192.168.200.25;

option routers 192.168.200.1

}

Dst…. J

Di dhcp server juga disediakan mapping ip address menggunakan mac address jadi penentuan ip client berdasarkan mac addressnya J

Contohnya :

host crazynuxer {

hardware ethernet 00:02:5c:36:42:ff;

fixed-address 192.168.100.1;

}

Selain bisa melakukan mapping kita juga bisa membuat suatu host atau client dibuat konfigurasi sendiri atau dispesialkan J

host crazynuxer {

hardware ethernet 00:03:c0:5d:bd:95;

filename “crazynuxer.dhcp”;

server-name “ns1.crazynuxer.com”;

}

Jika sudah melakukan konfigurasi dhcp server kita bisa menset Ethernet devices yang digunakan untuk mengurusi dhcp server kita set di

/etc/default/dhcp3-server

Jika kita buka dengan pico kita edit

INTERFACES=”eth1 eth2″

Dengan demikian yang akan mendengarkan permintaan adalah interface eth1 dan eth2

Jika sudah melakukan konfigurasi sekarang kita start servicenya

#/etc/init.d/dhcp3-server start

Jika tidak ada pesan error maka konfigurasi sudah benar

Untuk memastikan apakah dhcp server sudah berjalan atau tidak kita bisa ketik

#ps –ax | grep dhcp

Jika keluar

ps -ax | grep dhcp

Warning: bad ps syntax, perhaps a bogus ‘-‘? See http://procps.sf.net/faq.html

3056 ? Ss 0:01 /usr/sbin/dhcpd3 -q eth1 eth2 eth3 eth4 eth5

4990 pts/0 S+ 0:00 pico /usr/share/doc/dhcp3-server/examples/dhcpd.conf

5007 pts/1 S+ 0:00 grep dhcp

Maka dhcp server sudah running

Sumber : http://www.debian-id.org

Iklan

Read Full Post »